Bawaan Sambal yang Nikmat di Kota Surabaya

posted on 18 May 2015 15:02 by mrbisnisblog
Masyarakat di Indonesia selalu tidak dipisahkan dari yang namanya sambal dalam penganan makanannya. Sambal sudah biasa dikenal hampir diseluruh pelosok tanah air. Sambal sendiri terbuat dari olahan cabai yang diulek dan dihancurkan cukup halus. Olahan sambal bisa dicampur secara terasi, bawang, hingga tomat. Orang secara sedang sakit serta tidak memiliki nafsu makan dengan menyatukan sambal dalam santapan menu makannya siap dengan lahap mengabiskan makanan yang dihidangkan. Sambal menjadi pendamping wajib menu sasaran apapun jenisnya entah itu soto, lalapan, mie goreng, nasi goring, rawon, sop, gorengan, bubur, serta masih banyak sedang menu-menu kuliner nusantara yang sangat suka disantap bersama sambal. Jenis sambal pun beragam seperti sambal terasi, sambal sahang hijau, sambal terong, sambal bacak, sambal bawang, sambal matah, dan masih banyak lagi varian sambal yang benar-benar tenang menggoyang lidah kita.



Beberapa pecan yang lalu saat penulis berkunjung ke Surabaya dalam rangka rekreasi dan jalan-jalan. Tatkala akan pulang di kota penulis tinggal, ingin rasanya mencari http://sambaliburudy.blogspot.com ataupun jajan yang luar biasa dari kota-kota dengan pernah penulis singgahi selama ini. Sohib penulis yang menyampaikan penulis selama melancong di Kota Surabaya bernama Dito Hutama pun menyarankan pereka untuk mencari oleh-oleh sambal. Dalam angan-angan penulis yang kebetulan penyuka sambal tepat setuju dengan pokok kawan penulis ini. Kami pun menanjak ke Jalan Anjasmoro no. 45 Surabaya. Rupanya kawan pereka ini mengantarkan kesebuah depot yang dinamakan Bu Rudy. Tatkala penulis masuk ke dalam depot yang berbentuk mini swalayan tersebut penulis tahu berbagai panganan & jajanan yang sempurna lezat untuk dijadikan oleh-oleh.

Tapi laksana diawal perbincangan dengan kawan penulis, pereka ingin mencari oleh-oleh yang berbeda dari biasanya yaitu sambal. Penulis langsung menyelidiki rak sambal didalam kios Bu Rudy. Di kios Mama Rudy tersedia berbagai macam sambal tetapi menurut pramuniaga disana yang paling menjadi primadona pengunjung merupakan sambal bawang. Penulis membeli sambal umbi lapis sejumlah lima kupi kecil. Sambal yang dijual disana tanpa bahan pengawet dan hanya bertahan lima hari. Ada baiknya sambal dimasukkan ke lemari es sehingga bisa tahan lama. Harga per kupi sambal Bu Rudy dihargai Rp 17. 500. Sangat sedikit dan terjangkau guna penikmat sambal sebagaimana penulis. Walaupun cuma membeli lima kendi saja disini memerintah paket bungkus dgn kardus tanpa dipakai biaya. Lumayan pun tidak perlu menjunjung dengan tas keresek. Saat sudah kembali ke Kota Penulis dan mencoba mereguk sambal dengan menu rumahan rasa sambel ini sangat menyakitkan namun juga enak. Tertarik untuk merasai sambal ini? Hisab anda yang memiliki sakit maag tidak disarankan untuk memakai sambal ini.

Comment

Comment:

Tweet

excellent points altogether, you just gained a emblem new reader. What may you suggest about your put up that you made a few days ago? Any certain?

#1 By excellent points altogether, you just gained a emblem new reader. What may you suggest about your put up that you made a few days ago? Any certain? (158.222.8.181|158.222.8.181) on 2015-05-25 20:11